Home / Banten Raya / BUMN : PT. Pegadaian Berikan Bantuan

BUMN : PT. Pegadaian Berikan Bantuan

PT.Pegadaian berikan bantuan.

CNNBanten.id – Untuk melawan Covid-19, BUMN PT Pegadaian (Persero) Kantor wilayah (Kanwil) IX Jakarta 2, memberikan ribuan alat pelindung diri berupa Hand Sanitizer, Hazmat Suit, Face Shield kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Pimpinan PT Pegadiaan Kanwil II Jakarta Hakim Setiawan kepada Kepala Dinkes Provinsi Banten Ati Pamudji Hastuti.

“Kita menyalurkan baju Hazmat Suit sebanyak 1000 buah, Face Shield 1000 buah, dan hand sanitizer kurang lebih 60 galon atau 300 liter,” ucap pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil II Jakarta Hakim Setiawan kepada awak media usai melakukan penyerahan APD di Dinkes Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (1/7/2020).

Menurut Hakim, PT Pegadaian menjadi salah satu BUMN yang aktif dalam membantu pemerintah pusat maupun daerah.

“Tidak hanya masalah penyebaran covid-19 hal yang lain sering kita bantu seperti pembagian Sembako,” katanya.

Sebelumnya, ujar dia, PT Pegadaian sudah melakukan penyaluran ke beberapa tempat, seperti di Jakarta dan Rumah Sakit Pertamian, bahkan, menurutnya diawal-awal massa Covid-19 pihaknya sudah terjun duluan dalam rangka membantu masyarakat terdampak covid-19.

Tak hanya kali ini, lanjut dia, kedepanya PT Pegadaian akan terus meningkatkan kepedulian melalui kerjasama dengan instansi terkait seperti Dinkes Banten. “kami akan meneruskan bantuan ini kolaborasinya tentu akan kami tingkatkan,” ujarnya.

Selain membagikan APD, sambung Hakim, pihaknya dalam waktu dekat akan mngadakan Rapid Tes Gratis untuk membantu masyarakat. “kita juga akan membantu masuarakat untuk melakukan Rapid Test gratis,” ungkapnya.

Fahmi juga mengatakan, penyaluran APD di Banten bukan berdasarkan pemilihan wilayah yang rawan penyebaran covid-19, melainkan, kata dia, Banten termasuk kewenangan wilayah Jakarta.

“Kebetulan PT Pegadaian Jakarta itu wilayahnya semua yang ada di provinsi Banten, dan sebagiannya ada yang di Jakarta,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Fahmi berharap dengan bantuan yang disalurkan PT Pegadiaan dapat membantu upaya pemerintah daerah dalam memutus rantai penyebaran covid-19. “Diharapkan itu bisa sedikit membantu dalam memutus penyebaran covid-19,”ujar Hakim.

Sementara, Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, bantuan dari PT Pegadaian sebagai prestasi atas kinerja pemda Banten yang dapat keluar dari sepuluh besar penyebaran covid-19 di Indonesia.

“Alhamdulilah ini bonus kami, langsung mendapatkan suport bantuan (APD),” kata Ati.

Dikatakan Ati, Bantuan tersebut akan di salurkan kepada Kabupaten/Kota yang masih membutuhkan terutama di wilayah Banten barat dan Banten Selatan.

“Bantuan ini akan kami distribusikan ke RSUD (Rumah Sakit umum Daerah) Banten, RSDP (Rumah Sakit Drajat Prawiranegara) Kabupaten Serang, Dinkes Pandeglang, dan Dinkes Lebak,” jelasnya.

Saat ini, dijelaskan Ati, ketersediaan APD bagi tenaga medis baik di Puskesmas sampai diseluruh Rumah sakit di Banten sudah memenuhi dan mencukupi.

“Inshaallah sampai bulan desember kedepan kita bisa mencukupi, meskipun ada grad-grad nya, artinya dimana yang harus menggunakan APD level III, Level II, dan Level I, disesuaikan dengan tingkat resiko daripada penularan covid-19,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Pertanggal 30 Juni 2020 kasus positif mencapai 1925, pasien sembuh mencapai 915, kemudian pasien di rawat mencapai 513, sedangkan pasien meninggal mencapai 86 orang.

“Yang meninggal hanya sekitar 6 persen, mudah-mudahan ini terus kami pertahankan dan kami bukan hanya target diluar 10 besar tapi kedepanya bagaimana diatas 15 besar,” tandasnya. (Duy)

About admin

Check Also

Kisah Nicky Wijaya,Ijazah Ditahan SMK Yadika 10 Gara-gara Nunggak Rp 5 juta

CNNBanten.id – Nicky Wijaya jurusan PBK 2 belum bernafas legas,Ijazah yang dinanti tahun ini belum ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!