Home / Banten Raya / Siswa Berebut Bangku di Hari Pertama Masuk Sekolah

Siswa Berebut Bangku di Hari Pertama Masuk Sekolah

Salahsatu orangtua siswa berikut anaknya saat mencari tempat duduk di Sekolah Dasar 1 Bojongleles, Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, Senin (15/7/2019)

CNNBANTEN.ID – Hari pertama masuk sekolah orang tua siswa dan siswa di Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak , tepatnya di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Bojongleles berebut mencari tempat duduk. Kebiasaan tersebut, kerap terjadi saat ajaran baru tiba khususnya di Lebak.

Pantauan wartawan di lapangan siswa yang baru duduk di kelas satu SD datang  lebih awal ke sekolah dengan memakai seragam sepatu, tas dan perlengkapan baru sejak subuh dengan diantar orangtua. Kejadian rebutan kursi ini sudah menjadi tradis tahunan di sekolah ini.

Baihaqi (9) salah satu siswa mengatakan dirinya berangkat sejak subuh di temani oleh orang tuanya untuk mencari bangku . Dirinya sangat senang karena sudah mendapatkan tempat duduk yang diinginkan. “Senang, sudah dapat kursinya disini, tadi berangkat subuh jam setengah lima,” kata Baihagi, Senin (15/7/2019).

Setelah mendapakan kursi atau tempat duduk yang diingkan, mereka langsung memberi tanda dengan mengikat tas atau menuliskan nama di meja agar tidak di tempati yang lain. Bahkan ada sebagian orang tua siswa yang sudah menyimpan tas anaknya di kursi sejak hari minggu sore, termasuk mengikat kursi agar tidak dipakai oleh orang lain. “Sebenarnya anak saya maunya di depan tapi kursinya udah ada yang memberi tanda, padahal tadi saya sama anak berangkat jam empat dari rumah,” kata Lia salah satu orang tua siswa.

Walapun sedikit kecewa, menurut Lia, tapi anaknya masih senang karena mendapatkan tempat duduk di barisan kedua. Karena, duduk di tempat kedua dianggap masih bagus ketimbang duduk paling belakang. “Tidak apa-apalah yang penting anak saya masih bisa duduk lebih depan biar dia focus dan konsentaris belajar,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lebak Wawan Ruswandi mengatakan, tidak menjadi persoalan selama dalam kondisi baik. Tapi jika tidak wajar seperti halnya menimbulkan hal yang tidak diinginkan baru ditegur. ”Masih banyak siswa khususnya sekolah dasar yang melakukan gaur bangku khususnya anak siswa SD yang baru masuk. Tidak jadi masalah selama hal itu baik,” katanya singkat. (bon/ule)

About admin

Check Also

Optimalkan Pendampingan, Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar Optimis Capai Target Penanganan Stunting

BANTEN,- Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tine Al ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!