Home / Politik / Wakil Ketua MPR RI, Empat Pilar sebagai Pilar Kedaulatan, Keadilan, dan Kebersamaan

Wakil Ketua MPR RI, Empat Pilar sebagai Pilar Kedaulatan, Keadilan, dan Kebersamaan

Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Sjarifuddin Hasan MM. MBA.

BOGOR- Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Sjarifuddin Hasan MM., MBA bersama masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan kader partai demokrat melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI yang bertempat di Kampung Bojong Jengkol, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat pada 25 Mei 2024. Pada kegiatan sosialisasi ini membahas tentang Empat Pilar MPR RI sebagai Pilar Kedaulatan, Keadilan, dan Kebersamaan.

“Empat Pilar MPR RI merupakan konsep fundamental yang menjadi landasan dalam menjaga keutuhan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).” Ucapnya dalam membuka sosialisasi tersebut.

“Pilar-pilar ini terdiri dari Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.” Tambahnya.

“Dalam rangka memperkokoh pilar-pilar tersebut, kami perwakilan dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) memiliki tanggung jawab besar dalam mengimplementasikan nilai-nilai kedaulatan, keadilan, dan kebersamaan.”

Prof. Dr. Sjarifuddin Hasan MM., MBA kemudian menjelaskan bahwa

“Pilar kedaulatan menegaskan kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Prinsip ini menggarisbawahi bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pemerintah harus mencerminkan kehendak dan aspirasi rakyat. Kedaulatan rakyat adalah inti dari demokrasi, dan kami sebagai lembaga MPR RI harus memastikan bahwa mekanisme demokrasi berjalan dengan baik, termasuk melalui pemilihan umum yang bebas, adil, dan transparan. Selain itu, kita juga berperan dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses politik, sehingga rakyat tidak hanya menjadi objek dari kebijakan tetapi juga subjek yang memiliki suara dan pengaruh.” ucapnya

“Pilar keadilan menekankan pentingnya distribusi yang adil dari sumber daya dan kesempatan di antara seluruh warga negara. Hal ini mencakup aspek sosial, ekonomi, dan hukum. MPR RI bertugas mengawasi pelaksanaan undang-undang dan kebijakan pemerintah agar berjalan sesuai dengan prinsip keadilan sosial. kita harus memastikan bahwa tidak ada kelompok masyarakat yang termarjinalkan atau terdiskriminasi. Keadilan juga berarti penegakan hukum yang tidak pandang bulu, di mana setiap individu diperlakukan sama di hadapan hukum, dan mereka yang melanggar hukum harus mendapatkan sanksi yang setimpal.”

“ terakhir yaitu Pilar kebersamaan adalah fondasi dari semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu, merupakan semboyan yang mencerminkan keberagaman budaya, agama, dan etnis di Indonesia.” ungkapnya

Dalam penutupnya, Prof. Dr. Sjarifuddin Hasan MM., MBA menyampaikan pentingnya untuk melakukan Kerjasama antara MPR RI dan berbagai elemen masyarakat dalam meujudkan Empat Pilar MPR RI sebagai Pilar Kedaulatan, Keadilan, dan Kebersamaan.

“kerjasama antara MPR RI dan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan media massa, sangat penting dalam memperkuat implementasi Empat Pilar ini. peran perwakilan MPR RI dalam mengawal dan mengimplementasikan Empat Pilar sangat krusial. Kita semua harus terus berupaya menguatkan kedaulatan rakyat, menjamin keadilan sosial, dan memelihara kebersamaan dalam keberagaman. Dengan demikian, Indonesia dapat terus maju sebagai negara yang demokratis, adil, dan harmonis, sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.” Pungkasnya dalam acara sosialisasi tersebut. (*/Ger)

About admin

Check Also

Wakil ketua MPR Sjarifuddin Hasan, Memahami Makna Bhinneka Tunggal Ika

CIANJUR — Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) melalui wakil ketua MPR RI yaitu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!