Home / Hukrim / Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Berikan Remisi Umum  1.748 WB, 10 Orang Langsung Pulang

Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Berikan Remisi Umum  1.748 WB, 10 Orang Langsung Pulang

Lapas Klas IIA Tangerang berfoto bersama usai pelaksanaan HUT RI Ke-77 Tahun.

CNNBanten.id – Hari Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia adalah momentum yang berbahagia bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pasalnya, setiap tanggal 17 Agustus para WBP menerima Remisi Umum dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tahun 2022 ini, Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang kembali memberikan Remisi Umum kepada Narapidana yang telah menjalankan masa pidananya. Penyerahan remisi dilakukan di sela-sela acara Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77, Rabu (17/8) di lapangan utama Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Hadir langsung dalam Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 sekaligus pemberian Remisi Umum oleh Kadek Anton Budiharta selaku Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural, serta jajaran Petugas Pemasyarakatan Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Tak lupa, upacara juga diikuti oleh perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan dari tiap-tiap Blok Hunian mulai dari Blok A hingga F.

Sebanyak 1.748 narapidana menerima Remisi Umum 17 Agustus Tahun 2022. Besarannya sendiri bervariasi mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan. Kadek Anton Budiharta mengatakan, dari seluruh narapidana yang menerima Remisi Umum 17 Agustus 2022 ada sebanyak 10 narapidana yang langsung pulang atau yang disebut dengan RU II.

“Remisi diberikan sebagai wujud apresiasi terhadap pencapaian perbaikan diri yang tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari narapidana. Semoga para narapidana bisa mengambil momentum ini supaya bisa menjadi lebih baik lagi,” kata Kadek Anton Budiharta selaku Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Remisi diberikan pada narapidana yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Antara lain telah menjalani pidana minimal 6 bulan, tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), serta aktif mengikuti program pembinaan di lapas. Remisi Umum sendiri adalah pengurangan masa pidana yang diberikan setiap tahun pada tanggal 17 Agustus.

Remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada narapidana telah diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, PP Nomor 99 Tahun 2012, Keputusan Presiden Nomit 174/1999, serta Peraturan Menteri Nomor 7 tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Permenkumham Nomor 3 tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat. (*/gun)

About admin

Check Also

Suami Gorok Istri Hingga Tewas di Tangerang, Gara-gara Tidak Pulang 3 Hari

CNNBanten.id – Seorang suami berinisial G nekat membunuh istrinya B, di rumahnya di Perumahan Ciledug ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!