Home / Tangerang Raya / Lima Langkah Suksesnya ala Hasan Gaido

Lima Langkah Suksesnya ala Hasan Gaido

Keluarga Mahasiswa Lebak berfoto bersama usai acara Halal Bihalal Kumala, Minggu 15 Mei 2022.

CNNBanten.id – Owner Gaido Grup, Muhammad Hasan Gaido membakar mental puluhan mahasiswa dan sejumlah kokolot Keluarga Mahasiswa Lebak. Pembakaran ini disampaikan dalam stadium general acara Halal Bihalal Kumala, Minggu 15 Mei 2022.

Diungkapkan Hasan Gaido, mahasiswa adalah pemuda yang dipastikan kedepan menjadi pengganti pemimpin saat ini. Siapapun kelak akan mengambil peran di masing-masing bidang. Karenanya sejak sekarang tentukan pilihan mau jadi apa, pebisnis, birokrat, ekonom atau teknokrat. Apapun pilihan itu, tekuni dan lakoni secara profesional.

“Setiap orang pasti ingin sukses, namun sering tak tau caranya. Itulah kenapa orang miskin tidak bisa sukses, karena tak mengerti apa yang harus dilakukan. Dan inilah yang harus anda pikirkan sebagai mahasiswa,” ujar Muhammad Hasan Gaido.

Diungkapkan Wakil Ketua Umum Perkumpulan Urang Banten ini bahwa ada lima kunci sukses bagi mahasiswa. Pertama adalah -well planing-, yaitu perencanaan kehidupan yang matang. Siapkan kerangka keinginan yang mau dicapai dan pelajari potensi serta tantangannya. Kedua adalah -clear goal-, yaitu perencanaan target yang terukur dengan cara memetakan segmentasi atau wilayah target yang jelas.

“Ketiga adalah -strategi.- Siapkan campign yang tepat. Sampaikan produk kita dengan bahasa yang mudah diingat dan dimengerti oleh kalangan yang menjadi sasaran,” ujarnya lagi.

Langkah keempat menurut Hasan Gaido adalah membentuk tim kerja yang solid dengan pembagian job description yang tegas dan terinci. Sebab semua mengambil porsi kerja masing-masing dalam sebuah kesuksesan tim.

“Terakhir adalah -Smart Personal Profesional-, yaitu jiwa yang senantiasa tawakal kepada-Nya. Semua berada dalam perencanaan-Nya,” terang lelaki smart asal Leuwidamar ini berapi-api.

Dalam kesempatan itu, Hasan Gaido menegaskan bahwa siapapun berhak untuk sukses dimanapun. Dia kurang setuju bahwa seseorang ketika berhasil diperantauan dituntut pulang kampung sebagai bentuk kepedulian pada tanah kelahiran.

“Kita berhak sukses dimana saja dan biarkan bereksprlorasi di kampung orang lain. Luar negeri jika perlu. Tidak harus dituntut pulang kampung,” imbuhnya seraya menegaskan bahwa dia lebih semangat menginspirasi membangun mentalitas sukses ketimbang membangun gedung sebagai fasilitas aktivitas mahasiswa.

Dalam acara halal bihalal Kumala tersebut bukan hanya mahasiswa Lebak dari berbagai perguruan tinggi yang hadir, tapi juga sejumlah kokolot Kumala yang menduduki posisi penting di beberapa organisasi. Sebut saja Didin Haryono (BPJS Ketenagakerjaan), Unro al-Juhri (Guru Penggerak DKI Jakarta), Ucu Juhroni (Enterpreneurship), Akhmad Jajuli (Aktivis eksponen 98), Kusnaedi Baduy (TV One), dan beberapa guru dan dosen sejumlah lembaga pendidikan. (Duy)

About admin

Check Also

Layanan PDAM TB Kota Tangerang Berangsur Normal

CNNBanten.id – Setelah sebelumnya terkendala lumpur yang banyak di Kali Cisadane sebagai akibat dari longsor ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!