Home / Politik / Bawaslu Tangsel Telusuri Broadcast Dugaan Pengkondisian ASN Jelang Pilkada

Bawaslu Tangsel Telusuri Broadcast Dugaan Pengkondisian ASN Jelang Pilkada

Bawaslu Tangsel.

CNNBanten.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel akan menelusuri pesan berantai atau broadcast terkait dugaan pengkondisian data ASN dan non ASN yang ramai beberapa hari ini di media sosial, Sabtu (20/6/2020).

Hal tersebut dikatakan Bidang Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Tangsel Slamet Sentosa saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp. Dia menjelaskan, terkait broadcast tersebut baru sekadar informasi awal saja, dan belum ada yang melapor.

“Laporan sampai saat ini belum ada. Kita saat ini sedang menelusuri informasi awal terkait screenshoot yang beredar dan viral,” jelasnya singkat.

Untuk itu, langkah selanjutnya pihaknya akan melakukan penelusuran terkait kebenaran kabar tersebut dengan menurunkan tim di lapangan.

Namun ketika ditanya soal dugaan Bawaslu sendiri terkait broadcast tersebut ? Slamet mengaku tak mau berandai-andai.

“Kita tidak bisa berandai-andai sebelum mendapatkan bukti yang kuat,” tuturnya.

Termasuk ketika ditanya, ada rencana pemanggilan atau tidak kepada beberapa ASN atau pejabat dilingkup Tangsel? Lagi-lagi dia hanya mengatakan langkah sekarang penelusuran dahulu, kalau terbukti baru ada pemanggilan.

Diberitakan sebelumnya, broadcast yang diduga dari hasil rapat Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang meminta data ASN, RT/RW, tokoh masyarakat, dan koordinator TPS agar dikumpulkan viral di media sosial.

Awalnya, broadcast dugaan pengkondisian Pilkada itu diduga berasal dari salah satu Sekretaris Lurah (Sekel) di Kecamatan Pondok Aren.

Dalam broadcast itu, terdapat 4 arahan yang diduga hasil rapat antara Walikota, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, camat, dan OPD terkait. Pertama, meminta data lurah, sekel, kasi, lengkap KTP dan nomor Handphone.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi membantah pihaknya melakukan pendataan ASN sampai RT.

Menurut Apendi, pendataan ASN yang dilakukan pihaknya hanya sekedar pendataan ASN terkait Covid-19 dan dilakukan dengan surat resmi.

“Tidak ada tulisan seperti yang teman-teman terima itu, saya tidak nulis sampai RT/RW begitu-begituan,” kata Apendi usai ditemui di Balai Kota, Ciputat, Jumat (19/6/2020) lalu. (aul)

About admin

Check Also

Reses Anggota DPRD Kota Tangerang Ajak Warga Demo ke PUPR Terkait Persoalan Banjir

CNNBanten.id – Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKB. Tasril Jamal ajak warga ciledug demo ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!