Home / News / Pelayanan Stand E-KTP Ricuh, Warga Kabupaten Tangerang Mengeluh

Pelayanan Stand E-KTP Ricuh, Warga Kabupaten Tangerang Mengeluh

Warga Kabupaten Tangerang desak-desakan mengurus KTP

CNNBANTEN.ID – Stand pameran milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) pada HUT Kabupaten Tangerang, di Pusat pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, Rabu 25 Desember 2019, ricuh.Akibat tidak profosionalnya petugas untuk melayani masyarakat yang antusias

Warga yang mengantri sejak jam 5 pagi, tidak sabar menunggu pelayanan yangas dinilai lambat. Mereka mengamuk dan merusak stand tenda milik Disdukcapil. Namun aksi tersebut bisa diredam setelah petugas keamanan datang ke lokasi. Pelayanan pun berjalan kembali, dan warga mengantri dengan tertib.

Namun, sekitar pukul 12:00 WIB, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch. Maesal Rasyid, meninjau lokasi dan menyetop pelayanan. Pria yang akrab dipanggil Rusi Maesal tersebut meminta kepada Kepala Disdukcapil agar memindahkan pelayanan pembuatan E-KTP tersebut ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Tangerang.

Rudi juga tak memungkiri jika warga yang mengantri begitu banyak dan berjubal sehingga terjadi kericuhan. Karena menurutnya, soal pelayanan E-KTP ini memang banyak warga yang menunggu ingin segera cepat terlayani.

Sekitar jam 13.30 Bupati Lamgsung inspeksi mendadak saat inspeksi Bupati menghimbau kepepada warga playanan dipindahkan di Kantor Disdukcpapil Kabupaten Tangerang.

Pelayanan di Kantor Disdukcapil ini juga, kata Zaki , tidak porsi yang telah dijadwalkan dalam pameran, yaitu sampai 27 Desember 2019.

“Supaya lebih nyaman, pelayanan mereka nunggunga juga tidak duduk-duduk seperti itu khawatir hujan juga, kalau di peralatannya lebih siap dan lebih sempurna. Mereka juga akan yaman menunggunya, yang penting kita akan terus layani hingga hari Jumat,” ujar bupati kepada CNNBANTEN

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga meminta maaf atas terjadinya insiden kericuhan serta keterbatasan layanan Adminduk di Stand HUT ke-76 Kabupaten Tangerang tersebut.

Tidak hanya itu bupati pun geram saat taman taman di lingkungan panggung itu pada rusak. Ia menghimbau kepada petugas untuk tegas jika warga ada yang nginjak taman di tegur. (duy/ule)

About admin

Check Also

Guru PAUD di Tangerang Belajar Kelola Sampah dari Masker Bekas

CNNBanten.id – Puluhan guru dari sejumlah sekolah PAUD di Kota Tangerang mengikuti pelatihan mengelola sampah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!