Home / Banten Raya / Angka Korban Kekerasan Mayoritas Perempuan di Kabupaten Tangerang

Angka Korban Kekerasan Mayoritas Perempuan di Kabupaten Tangerang

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Kabupaten Tangerang Ratnawati, dok

CNNBANTEN.ID – Semboyan Perebut laki – laki orang (Pelakor) cukup pantas untuk perempuan. Pasalanya di Kabupaten Tangerang yang di sebut kota seribu industri tersebut memiliki angka tertinggi angka kasus kekerasan perempuan dan anak didominasi oleh ulah perempuan.

Dari data yang diperoleh Sistem Informasi Keluarga (SIGA) di satuan kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang merinci tahun 2019 angka korban kekerasan dari usia 17 hingga 56 tahun cetak rekor perempuan sebanyak 68 orang. Sedangkan laki-laki berjumlah 57 orang.

Data yang dirinci DP3A lokasi kejadian kekerasan dan anak ini angka tertinggi masih mendominasi perempuan sebanyak 54 orang. Sementara jumlah laki-laki mendapatkan peringkat kasus 44 orang.

Jumlah korban kekerasan dan anak status bekerja Laki-laki bekerja sebanyak 10 orang, tidak bekerja 40 orang. Sedangkan perempuan bekerja sebanyak 23 orang, tidak bekerja 55 orang.

Untuk status menyandang pernikahan laki-laki belum nikah 34 orang. Sedangkan yang menikah 11 orang. Sementara perempuan belum nikah 61 orang. Sedangkan yang kawin 19 orang.

Dalam hubungan dengan korban DP3A Kabupaten Tangerang merinci jumlah laki-laki dari orang tua sebanyak 200 orang. Keluarga 123 orang, suami istri 123 orang. Sedangkan dari perempuan orang tua 123 orang, keluarga 123 orang, suami istri 123 orang.

Nah untuk pelayanan yang diberikan kepada para korban kekerasan perempuan dan anak DP3A Kabupaten Tangerang dalam kolom tersebut masih kosong artinya tidak ada upaya menyelesaikan.

Tidak hanya itu, jumlah angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Tangerang tahun 2019 dalam kolom tersebut tidak ada. Sedangkan jika Kabupaten Tangerang saja memiliki 29 kecamatan.

Saat dikonfirmasi,Minggu (17/11/2019), Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Kabupaten Tangerang Ratnawati melalui pesan WhatsApp membalas. ”Maaf nanti saja yam as saya lagi cuty. Nanti ke kantor aja sama Kepala Seksi (Kasi-red) saya yah,” pungkasnya. (duy/ule)

About admin

Check Also

Bagikan UEP di Kabupaten Tangerang, Wagub Minta Dukungan DPRD Soal Penambahan Kuota

CNNBanten.id – Pembagian Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Dinas Sosial Provinsi Banten terus berlanjut. Wakil ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!