Home / Hukrim / Rumah Cucu Kasepuhan Pasir Eurih Hangus Terbakar

Rumah Cucu Kasepuhan Pasir Eurih Hangus Terbakar

Rumah panggung milik anak cucu kasepuhan Pasir Eurih, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Rabu (24/7/2019) ludes terbakar.

CNNBANTEN.ID – Sebanyak lima belas rumah panggung milik anak cucu kasepuhan Pasir Eurih, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, sekitar pukul 09.30 WIB, Rabu (24/7/2019) ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik tersebut ditaksir mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun dari saksi, kebakaran yang melanda permukiman rumah anak cucu kasepuhan Pasir Eurih yang didominasi terbuat dari anyaman bambu dan kayu tersebut, bermula dari rumah Wijaya. Saat itu, api terlihat sudah membesar oleh warga setempat. Dalam kondisi saat ditinggal pergi oleh masing – masing pemiliknya baik berladang ke sawah maupun ke kebun. Warga setempat yang mengetahui adanya peristiwa tersebut berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, banyak material rumah yang mudah terbakar serta minumnya alat pemadaman maka api dengan cepat menjalankan dan menghanguskan belasan rumah panggung tersebut.

Salahsatu pemilik rumah yang terbakar Khalik mengatakan, saat itu dirinya sedang beristirahat didalam rumah. Terdengar suara perempuan berteriak kebakaran. Sontak, dirinya pun langsung keluar rumah untuk melihat kebenaran teriakan tersebut. “Setelah saya keluar, api sudah membesar di rumah Wijaya. Karena, posisinya tidak jauh dari rumah saya. Saya pun langsung bergegas menyelamatkan barang berharga milik saya agar tidak ikut terbakar,” kata Khalik.

Akibat peristiwa kebakaran yang kurang lebih dua jam tersebut, menurut Khalik sebagian barang berharga miliknya pun ikut terbakar karena api dengan cepat merambah ke bagian rumahnya. “Guna keselamatnya, anak dan istri saya diungsikan ke rumah mertuanya,” ujarnya.

Kepala Desa Sindanglaya Andi Jaku mengatakan, pasca peristiwa kebakaran yang terjadi di komplek kesepuhan Pasir Eurih, mengakibatkan sebanyak 15 rumah terbakar, sebanyak 13 unit rata dengan tanah, dua rusak berat akibat di rusak oleh warga guna memutus rantai api agar tidak menjalar lebih luas. “Dari 15 KK yang terdampak, ada sekitar 44 jiwa yang saat ini diungsikan baik ke rumah kasepuhan, kantor desa maupun ke rumah kerabatnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” kata Andi Jaku.

Andi Jaku menambahkan, api dengan cepat membakar lima belas unit rumah anak cucu kesepuhan Pasir Eurihakibat karena rumah yang berada dikomplek setempat mayoritas terbuat dari anyaman bambu, kayu dan atap terbuat dari anyaman kaung. “Dengan alat seadanya, warga berusaha memadamkan api, walaupun akhirnya meratakan sebanyak lima belas unit rumah panggung,” tandasnya.

Kepala Seksi Rekonstruksi dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Bernardi membenarkan adanya peristiwa tersebut, setelah mendapat laporan dari pihak desa BPBD langsung terjun ke lokasi dan membawa bantuan Kedaruratan guna meringankan beban hidup korban. “Ya, ada lima belas rumah panggung yang terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun untuk kerugian saat ini masih dalam pendataan. Tapi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sebab, hampir semua barang milik berharga korban tidak ada yang bisa diselamatkan lantaran saat kejadian dalam kondisi kosong ditinggal beraktifitas,” pungkasnya. (bon/ule)

About admin

Check Also

Remaja Yang Tenggelam Saat Berenang di Sungai Cidurian Tangerang Ditemukan Tak Bernyawa

CNNBanten.id – Tim penyelamatan dan pencarian (SAR) gabungan yang mencari korban bocah remaja tenggelam saat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!