Home / Tangerang Raya / Terbengkalai Dampak Pandemi, Gedung Kelas Sekolah SMPN 2 Kosambi Rusak Parah

Terbengkalai Dampak Pandemi, Gedung Kelas Sekolah SMPN 2 Kosambi Rusak Parah

Ruang kelas di SMPN 2 Kosambi tampak rusak dan terbengkalai akibat dampak pandemi kepanjangan.

CNNBanten.id – Sudah dua tahun wabah virus Covid-19 telah menyebar ke seluruh negara, termasuk Indonesia. Akibatnya, dunia pendidikan tak luput dari imbas wabah covid. Demi mencegah dampak yang lebih parah, pemerintah terpaksa menerapkan program belajar dari rumah bagi para siswa sekolah melalui daring.

Karena para siswa sekolah tidak belajar tatap muka sejak adanya wabah virus corona, beberapa gedung dan fasilitas sekolah pun mengalami kerusakan karena terbengkalai dan tak terawat.

Salah satunya di sekolah SMPN 2 Kosambi yang berlokasi di Jl. Perumahan Duta Bandara Permai, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ini. Beberapa gedung kelas sekolah yang berlantai dua ini alami kerusakan cukup parah. Beberapa bagian dasar lantai keropos dan keramiknya mengelupas bahkan atap-atap plafon di dalam kelas pun terlihat tampak bolong dan kaca jendela pecah.

Terkait kerusakan beberapa gedung sekolah yang rusak, Kepala Sekolah SMPN 2 Kosambi Kusnandar menjelaskan, rusaknya beberapa ruang kelas sekolah akibat tidak terawat dan karena faktor lamanya ruang kelas itu tidak terpakai. Alhasil, beberapa ruangan yang ada di sekolah SMP ini menjadi terbengkalai.

“Memang benar ada beberapa lantai dan plafon-plafon rusak, itu karena lamanya gak dipakai,” kata Kusnandar kepada wartawan, Selasa 18 Januari 2022.

Kusnandar mengatakan, selain faktor lamanya tak terpakai alasan lainnya karena tidak adanya aktivitas belajar mengajar selama masa pandemi berlangsung ini. Juga dikatakannya, faktor cuaca juga mengakibatkan kerusakan.

“Karena ada pandemikan, jadi sekolah sepi, dan aktivitas belajar juga dialihkan belajar ke rumah. Cuaca juga hujan panas kan genting jadi pada bocor, retak serpihannya mungkin jatuh merusak plafon,” jelasnya.

Pihaknya, kata Kusnandar, tengah berusaha memperbaiki. Dia juga mengatakan bahwa kerusakan pada ruang kelas itu tidak terlalu parah dan bisa diperbaiki. Menurut Kusnandar hanya ada sembilan ruang kelas yang alami kerusakan.

“Kerusakannya itu tidak terlalu parah dan masih bisa diperbaiki. Total ada 9 ruangan kelas yang rusak. Karena mungkin pandemi kelas itu tidak terpakai dan lama lama rusak,” terangnya.

Menurut keterangannya, pihaknya telah meminta permohonan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang untuk memberikan bantuan perbaikan atau renovasi beberapa ruang kelas yang lapuk akibat terbengkalai.

Aktivitas belajar, katanya, tidak mengganggu siswa. Karena saat ini pembelajaran tatap muka atau PTM dibatasi.

“Sudah, kita sudah merekomendasikan kepada Dindik Kabupaten Tangerang untuk bantuan perbaikan sekolah ini,” ucapnya.

“Alhamdulillah siswa tidak terganggu, karena aktivitas belajar jugakan dibatasi. Jadi tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Syaifullah membenarkan adanya permohonan untuk perbaikan sekolah tersebut. “Benar pak, sekolah itu rusak dan ada permohonan juga dari pihak sekolah tersebut,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telephone.

“Tahun 2021 mereka mendapat rehab tiga lokal ( tiga kelas). Tetapi berdasarkan persentase didahulukan yang di atas 60 persen yaitu yang tiga kelas itu yang tahun 2021 itu,” ujarnya.

Menurut Syaifullah, pemerintah Kabupaten Tangerang sangat konsen terhadap sarana dan prasarana pendidikan. Namun, kata dia, karena jumblah sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang ini sangat banyak, pemerintah terutama Dinas Pendidikan menggunakan skala prioritas.

“Karena jumblah sekolah ada banyak, kami menggunaka tahap skala prioritas, bertahap dan mana yang kami harus dahulukan. Kita perbaiki sekolah (fasilitas) yang benar-benar tidak terpakai atau rusak tidak bisa dipakai,” jelasnya Syaifullah.

Pemkab Tangerang melalui Dinas Pendidikan tengah memaksimalkan upaya perbaikan sekolah-sekolah layak di Kabupaten Tangerang.

“Kita sedang upayakan menganggarkan untuk sekolah layak di Kabupaten Tangerang ini,” tutup Syaifullah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. (Basri)

About admin

Check Also

Disbudpar Kota Tangerang Kembali Hadirkan Festival Mookervaart 2024 Akhir Bulan Ini

TANGERANG – Gelaran Festival Mookervaart dipastikan akan kembali meramaikan geliat kebudayaan di Kota Tangerang. Ya, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!