Home / News / Sindikat Jual Beli Motor Bodong Via Online Mulai Diselidiki, Warga Diminta Waspada

Sindikat Jual Beli Motor Bodong Via Online Mulai Diselidiki, Warga Diminta Waspada

Barang bukti kendaraan jual beli di media sosial.

CNNBANTEN.ID- Unit Ranmor Satreskrim Polres Kota Tangerang mulai menyelidiki sindikat jual-beli kendaraan hasil kejahatan yang dilakukan dengan sistem online. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari terjaringnya AP (20) saat Operasi Patuh Kalimaya 2019 beberapa waktu lalu.

Saat itu, AP kedapatan mengendarai motor RX King tanpa dilengkapi surat resmi. AP juga mengaku membeli motor bodong itu secara online.

“Kami lakukan pendalaman dan dipastikan motor RX King itu bodong diduga kuat hasil kejahatan,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, Minggu (1/9).

Sabilul melanjutkan, terhadap AP saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendalam. Pemeriksaan itu, kata Sabilul, untuk menelusuri jaringan AP membeli motor itu. AP, lanjut Sabilul, berpotensi menjadi tersangka penadah barang hasil curian.

Dikatakan Sabilul, sudah dibentuk tim khusus yang akan menelusuri kasus itu. Dia menambahkan, tim akan bergerak membongkar sindikat dibantu dengan pemanfaatan perangkat teknologi.

Sabilul meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait hal itu untuk menyampaikan kepada petugas. Hal itu, kata dia, agar upaya mengungkap sindikat dapat berjalan dengan baik.

Sabilul mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat akan membeli kendaraan roda empat atau roda dua. Menurutnya, masyarakat harus memastikan kendaraan yang dijual dalam kondisi prima dan dilengkapi surat-surat resmi. Surat resmi itu pun, lanjut dia, harus dipastikan keasliannya.

“Dan seharusnya tidak membeli kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi,” tukasnya. (duy/ule)

About admin

Check Also

Ketua KONI Banten : Porprov VI Banten 2022 Sukses Digelar

TANGERANG – Ketua KONI Banten Edi Ariadi memberi apresiasi pelaksanaan Porprov VI Banten di Kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!