Home / Nasional / PT. BINTANG HYTIEN JAYA DIUJUNG TANDUK, JANGAN SAMPAI BERES DENGAN KOMPENSASI

PT. BINTANG HYTIEN JAYA DIUJUNG TANDUK, JANGAN SAMPAI BERES DENGAN KOMPENSASI

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangerang, Robert P.A. Pelealu. Dok

CNNBANTEN.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang diminta hadir untuk pengawasan pembahasan laporan perusahaan pengelola air curah pihak ketiga PT. Bintang Hytien Jaya (BHJ). Perusahaan air curah tersebut dipastikan tidak akan diperpanjang kerjasamanya oleh Pemkot Tangerang melalui PDAM TB Kota Tangerang.
Dalam audit nantinya yang dipimpin Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama Ketua Dewan Pengawas PDAM TB Kota Tangerang Tatang Sutisna, dan Direktur PDAM TB Kota Tangerang Sumarya. Bahkan bisa saja seluruh direksi PT. BHJ bakal hadir dalam audit perusahaan tersebut.
Audit perusahaan air curah tersebut lantaran terbongkar masalah cacing sutra yang tercampur dengan air bersih mengalir ke saluran air di perumahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dari masalah tersebut menyusul juga kontrak kerjasama PT. BHJ dengan PDAM TB Kota Tangerang tahun depan habis.
Dari dua masalah tersebut bisa jadi Pemkot Tangerang memutuskan kontrak kerjasama dengan PT. BHJ tahun depan untuk pengelolaan air curah kali angke yang disalurkan ke warga di tiga kecamatan. Dalam putus kontrak tersebut perusahaan air curah dipastikan terancam hengkang dari perusahaan plat merah tersebut.
Putusnya kontrak kerjasama tersebut adalah sebagai alat akal-akalan untuk memperlancar komunikasi dalam menerima kompensasi bulanan dan bagian dari proyek tertentu. Apalagi semua kelima perusahaan air curah terus digadang-gadang Ketua Dewan Pengawas PDAM TB Kota Tangerang.
Tentunya jika birokrasi pengamanan pelicin perpanjang kontrak kerjasama itu dijalankan, maka masyarakat Kota Tangerang akan selamanya menjadi korban mapia proyek air curah yang berkedok kepanjangan tangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tangerang.
Mendengar cacing sutra ada di dalam air masuk ke perumahan warga. Sontak
Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama dengan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Tatang Sutisna beserta sejumlah pejabat Pemkot Tangerang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor PT. Bintang Hytien Jaya (BHJ) di Jalan. H. Sontong No. 17, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Jumat (23/8) lalu.
Dalam inspeksi tersebut Walikota meninjau proses penyediaan air bersih mengingat beberapa waktu lalu terdapat cacing dalam air yang disediakan oleh perusahaan yang menjadi mitra PDAM Tirta Benteng tersebut.
“Standar air normalnya gimana, kok bisa sampai ada cacingnya gitu?,” tanya Walikota kepada pegawai yang mendampingi proses peninjauan.
Arief juga turun langsung untuk mengecek kualitas air dalam reservoir tank yang menjadi tempat penampungan air bersih yang telah diolah sebelum didistribusikan kepada pelanggan yang juga masyarakat Kota Tangerang.
“Standar pergantian pasir berapa lama sih, kenapa baru mau diganti?, “Masa harus ditegur dulu sih baru diganti,” tegur Walikota.
Walikota juga mengungkapkan kekecewaanya kepada jajaran PT. BHJ yang dinilai kurang profesional dan bertanggung jawab sebagai perpanjangan tangan PDAM Tirta Benteng dalam menyediakan air bersih bagi warga Kota Tangerang. “PDAM harus audit secara keseluruhan, kasihan warga kalau pelayanannya begini,” pintanya.
Sebagai informasi, PT. Bintang Hytien Jaya menjadi mitra PDAM Tirta Benteng dalam pemberian layanan air bersih bagi masyarakat di tiga wilayah perumahan diantaranya komplek Buana Gardenia, Pepabri serta Kunciran Mas Permai. PT. Cilamaya Subur distribusi ke Great Westeren, Apartemen Econic, Perumahan Trepark. PT. Multi Agung Transco distribusi air ke Perumahan Global Mension, Rumah Sakit Hermina, PT. Alam Kaca, Kelurahan Koang Jaya, dan Kelurahan Periuk. PT. Moya Tangerang distribusi ke Benda,Neglasari, Batuceper, Cipondoh. PDAM TB Kota Tangerang beli air curah ke PDAM TKR Kabupaten Tangerang untuk distribusi air ke Perumahan Bumi Mas Raya, Premier Park 2 dan Perumahan Mahkota Mas. (Duy/Ule)

About admin

Check Also

Langgar Protokol Kesehatan, Warga Tangerang Sangsinya Ditarik KTP dan SIM

CNNBanten.id – Semakin hari kasus Covid-19 semakin meningkat, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui kebijakan Bupati Tangerang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!