Home / Tangerang Raya / Satpol PP Kota Tangerang kembali Amankan Pasangan Mesum

Satpol PP Kota Tangerang kembali Amankan Pasangan Mesum

Pasangan bukan suami istri digelandang ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang, Rabu (26/6/2019) .

CNNBANTEN.ID TANGERANG – Kendati tidak lagi muda, tak menyurutkan Tukimin (76) warga Jalan Batu Cibodas Kota Tangerang untuk memadu kasih disebuah hotel dibilangan Kecamatan Karawaci dengan Anie Elfira pasangan yang diduga menjadi selingkuhannya.

Awalnya Tukimin sempat berkilah, bahwa pasangannya tersebut adalah istri sahnya, namun dirinya tidak lagi dapat mengelak saat ditemukan perbedaan pada alamat yang tertera di kartu identitasnya.

“Ini istri bapak, bapak cuma istirahat disini,” kilah Tukimin kepada petugas yang mengamankannya, Rabu (26/6/2019) dinihari.

Aksi tukimin mengelabuhi petugas tidak hanya sampai disitu, dirinya sempat mencoba kabur dengan berpura pura buang air kecil, namun aksinya dapat digagalkan lantaran diusianya yang telah senja tidak lagi dapat berlari jauh. “Malu saya pak kalau sampai keluarga saya tau, saya sudah punya cucu banyak pak,” kata Tukimin memelas kepada petugas.

Tukimin yang kelelahan usai mencoba melarikan diri, hanya bisa pasrah saat digiring ke markas satuan polisi pamong praja Kota Tangerang bahkan Tukimin nampak lemas saat mengetahui dirinya harus kembali menaiki tangga kantor penegak peraturan daerah tersebut. “Ya ampun pak, saya sudah tua masa disuruh menaiki tangga lagi pak,” ucap Tukimin kepada petugas yang membawanya.

Berbeda dengan Tukimin, Rahman warga panongan kabupaten tangerang yang saat itu diamankan justru malahan menantang petugas yang saat itu mengetuk pintu kamar hotelnya. Dirinya mengaku kesal lantaran hak privasinya sebagai warga negara terganggu atas razia yang dilakukan satuan polisi pamong praja. “Ngapain coba, saya masuk hotel juga pakai uang sendiri bukan uang negara,”kata Rahman seraya membentak petugas.

bukan hanya itu, Rahman yang diketahui sehari hari bekerja disalahsatu bengkel las dibilangan panongan tersebut juga sempat menantang petugas untuk berkelahi, namun petugas tidak terpancing atas provokasi yang dilakukannya. “Oh jadi begini, kami bayar pajak cuma untuk dipermalukan dan diganggu, mending lu pada berantem sama gua,” kata Rahman Geram.

Meski demikian petugas tetap membawa rahman dan pasangannya Ke kantor satuan polisi pamong praja kota tangerang untuk dilakukan pendaataan. A. Ghufron Falfeli, Kepala Bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pada satuan polisi pamong praja mengaku, dalam kegiatan operasi rutin yang dilakukannya pada kali ini pihaknya berhasil mengamankan tujuh orang pasangan yang diduga mesum dari beberapa hotel di tiga kecamatan berbeda, “Karawaci, Tangerang dan Neglasari kami sisir pada kegiatan ini,” jelasnya.

Tujuh pasangan mesum tersebut, Kata Ghufron untuk selanjutnya dilakukan pendataan, pembinaan dan surat perjanjian yang berisi tidak lagi akan mengulangi perbuatan mesumnya di Kota Tangerang. “Sanksi yang kami terapkan kepada mereka adalah surat perjanjian yang diketahui ketua RT dan RW setempat yang berisi tidak lagi akan mengulangi perbuatan mesumnya,” jelasnya.

Selain mengamankan tujuh orang pasangan mesum, Lanjut Ghufron, Pihaknya juga berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras dari bebeapa kios jamu dan toko kelontong yang disinyalir menjajakan miras. “Kami menindaklanjuti keluhan masyarakat yang resah akan peredaran miras, dari toko kelontong disekitaran kecamatan Jatiuwung kami mendapati puluhan botol miras,” tuturnya.

Ia mengaku akan terus melakukan serangkaian kegiatan penertiban untuk menciptakan kenyamanan dan ketentraman masyarakat agar konsep Tangerang LIVE dapat terus terpelihara dengan optimal. “Kami sudah terbiasa mendapatkan cibiran, namun kami tidak akan mundur walaupun mendapat cacian karna pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat berbentuk kenyamanan, ketertiban dan kententraman melalui serangkaian kegiatan yang kami lakukan,” tukasnya.

Ia mengaku serangkaian kegiatan yang dilakukannya tidak akan optimal tanpa ada peran serta dari masyarakat yang turut serta melaporkan setiap kegiatan yang berpotensi melanggar peraturan sehingga kenyamanan dapat terus terpelihara. “Peran serta masyarakat terus kami harapkan, segera laporkan kepada kami setiap kegiatan yang berpotensi mengganggu kenyamanyan insya allah akan kami tindalanjuti secepatnya,” pungkasnya. (cng/ule)

About admin

Check Also

Disbudpar Kota Tangerang: Bioskop Mulai Buka, Penonton Wajib Vaksin Dua Kali

CNNBanten.id – Seiring dengan makin menurunnya kasus Covid-19 dan dibarengi dengan adanya kelonggaran aktivitas di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!