Home / Banten Raya / Tiga Unit Rumah Di Cipanas Ludes Terbakar

Tiga Unit Rumah Di Cipanas Ludes Terbakar

Pp
Warga Kampung Kampung Taleus Desa Luhur Jaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, saat berusaha membantu memadamkan api, Jumat (21/6/2019).

CNNBANTEN.ID LEBAK – Sebanyak tiga unit rumah semi permanen milik Meme (40), Nana Suryana (35), dan Amsori warga Kampung Taleus RT 005, RW 001, Desa Luhur Jaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (21/6/2019) ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik tersebut, ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp150 juta.

Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Cipanas, Dahlan saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah semi permanen tersebut bermula saat api muncul dari rumah Meme. Saat itu, istri Meme ketika sedang berada sungai yang tidak jauh dari lokasi kejadian melihat api sudah membesar. Sontak istir Meme mun berteriak kebakaran dan meminta tolong kepada warga. ”Saat itu ketiga rumah korban dalam kondisi kosong, sehingga saat api membakar rumah semi permanen tersebut tidak menelan korban jiwa,” kata Dahlan.

Warga yang mendengar teriakan Meme minta tolong, langsung mendatangi lokasi. Dengan alat seadanya warga pun langsung berusaha memadamkan api tersebut. Namun, karena banyaknya material rumah yang mudah terbakar, api dengan cepat merambah ke rumah Nana Suryana dan Amsor. ”Mayoritas ketiga rumah tersebut terbuat dari anyaman bilik, sehingga api dengan mudah menghanguskan ketiga rumah tersebut,” terangnya.

Api baru bisa padam setelah ketiga rumah tersebut rata dengan tanah. Namun, barang berharga milik ketiga korban tidak ada yang bisa diselamatkan karena api dengan cepat membakar rumah tersebut. ”Untuk kerugian setelah dilakukan pendataan bersama Pemdes setempat, ditaksir mencapai Rp150 juta. Dan kejadian ini langsung dilaporkan kepada pimpinan BPBD. Untuk sementara, ketiga keluarga korban diungsikan di rumah kerabatnya dan tetangga lainnya guna menghindari hal yang tidak inginkan,” tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak Kaprawi membenarkan adanya peristiwa tersebut dan beruntung tidak ada korban jiwa. Pasca kejadian tersebut, selain mendapatkan laporan dari relawan, pihak desa pun sudah melakukan koordinasi dengannya untuk tindakan selanjutnya. ”Pihak desa sudah datang ke kantor kita (BPBD-red), untuk mengambil bantuan kedaruratan sebagai upaya untuk meringankan beban hidup ketiga KK korban,” ujarnya. Seraya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebak untuk selalu waspada, dan jangan lupa mematikan kompor gas sekaligus mengecek tabungnya saat akan meninggalkan rumah. Dan mengecek benda lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. (bon/ule)

About admin

Check Also

Provinsi Banten Peringkat 3 Nasional Peningkatan Produktifitas Padi 2019-2020

CNNBanten.id – Pemerintah Provinsi Banten menerima Penghargaan Bidang Pertanian 2021 sebagai Peringkat Ketiga Nasional Peningkatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!