Home / Tangerang Raya / Warga Jurumudi Tuntut Pembebasan Lahan Tol Kunciran-Bandara

Warga Jurumudi Tuntut Pembebasan Lahan Tol Kunciran-Bandara

BLOKIR : Warga RT 02 RW 01, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menuntut keadilan pembebasan lahan pembangunan jalan tol Kunciran-Bandara. Selasa (11/6/2019), Suhandi Tagor cnnbanten.id

CNNBANTEN.ID BENDA – Warga RT 02 RW 01, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menuntut keadilan pembebasan lahan pembangunan jalan tol Kunciran-Bandara.

Salah satu warga yang terdampak gusuran Edi Muluadi mengatakan, masyarakat meminta pemerintah untuk diajak berdiskusi. Sebab, dari tahun 2016 pihak pemerintah tidak pernah menemui.

“Kami semua sebetulnya tidak menghalang-halangi pemerintah. Namun, selama ini kami tidak sama sekali diajak musyawarah,” terang Edi kepada wartawan di lokasi, Selasa (11/6).

Edi menjelaskan, dirinya bersama 27 kepala keluarga lainnya yang terkena pembebasan lahan mengaku masih ingin bertahan hingga antara pihak pemerintah dan warga setempat menemukan titik terang.

“Kami minta tolong lah diperhatikan, paling tidak kami bisa kebeli tanah atau rumah. Masa pihak pemerintah satu meter tanah cuma dihargai seharga Rp2,6 juta. Yang kami minta satu meter tanah seharga Rp6,5 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Nur Mawadi, kuasa hukum warga setempat menyatakan, pihaknya sudah menempuh jalan Pengadilan Negeri tingkat pertama sampai kasasi. Namun, dikalahkan.

Nur menuturkan, pihaknya juga sudah melalui jalur Komnas HAM, Ombudsman dan DPR RI. Namun saat ini, pihaknya masih menunggu laporan selanjutnya. Dan hingga sampai saat ini belum menerima respon positif.

Ditambahkan untuk langkah selanjutnya, pihaknya bakal melakukan hearing ke DPR RI dan mengadukannya kepada Komisi 4 DPR RI soal kasus ini. (Tagor/ule)

About admin

Check Also

Simulasi PTM Dimulai, Sekda Tinjau SMP 1 Sepatan

CNNBanten.id – Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tangerang dimulai serentak, dari jenjang pendidikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!