Home / Politik / Ketua KPPS 16 Desa Kaduagung Timur Meninggal

Ketua KPPS 16 Desa Kaduagung Timur Meninggal

Abon-Suana duka di rumah korban, di Kampung Kaduagung, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak. Jasad Ade Suhaepi terbujur kaku sambil diiringi lantutan surat Al-Qur’an sebelum di kebumikan, Sabtu (27/4/2019).

CNNBANTEN.ID LEBAK-Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Ade Suhaepi meninggal dunia saat menjalankan tugasnya, sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (26/4) malam. Korban, yang sempat mengalami pingsan dua kali tersebut meninggal dunia diduga akibat kelelahan. Jasad korban pun  Sabtu (27/4) langsung dikebumikan pihak keluaga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kaduagung.

Infromasi yang dihumpun , korban yang diketahui selain menjadi ketua KPPS di TPS 16 Desa Kaduagung Timur, ternyata merupakan Pegawai Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak di bidang pemadam kebakaran. Korban meninggal diduga kelelahanan setelah menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang digelar pada tanggal 17 April 2019 lalu sampai penghitungan suara selesai.

Korban, pun menurut keterangan keluarga beberapa hari ini langsung menjalankan tugasnya sebagai pemadam kebakaran di Kecamatan Malingping dan kembali pulang untuk mengontrol rekapitulasi di Kecamatan. Sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung, korban sempat mengalami pingsan beberapa kali dan akhirnya setelah mendapatkan perawatan korban meninggal dunia.“Minggu – minggu ini orangtua saya sangat sibuk, selain sebagai ketua KPPS beliau juga seorang petugas Damkar Dinas Satpol PP Lebak,”kata Ervan salahsatu anak korban kepada wartawan.

Kata Ervan, orangtuanya tersebut diduga kelelahan, sebab beberapa satu hari menjelang pemungutan suara sampai sebelum orangtuanya meninggal, korban belum beristirahat secara normal. Sebab korban harus menjalankan tugasnya Damkar di Kecamatan Malingping.”Walaupun kematian ada yang mengatur, tapi saya berharap kedepan Pemilu ini harus di evaluasi. Karena dengan lima jenis surat suara jelas menguras tenaga dan pikiran penyelenggaran termasuk orangtua saya,”ujarnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak, Ni’matullah membenarkan ketua KPPS TPS 16 Desa Kaduagung Timur, meninggal dunia.  Diduga Ade Suhaepi (ketua KPPS) meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat menjalankan tugasnya.”Kita sudah mendapat laporan dari KPPS setempat, dan korba sudah dikebumikan pihak keluarga di TPU kampung setempat. Selanjutnya, kematian penyelenggara Pemilu ini sudah dilaporkan baik ke KPU Banten maupun pusat,”kata Ni’matullah.

Menurutnya, kematian yang diduga kelelahan saat menjalankan tugasnya tersebut menambah daftar petugas atau penyelenggara Pemilu 2019 meninggal dunia. Sebelumnya dua anggota Linmas, yaitu Jumri (50) anggota Linmas KPPS Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggung, dan  Mahpud TPS 02 Desa Bendungan, Kecamatan Banjarsari, meninggal dunia saat menjalankan tugasnya.”Jadi semuanya ada tiga orang yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya sebagai penyelenggaraa Pemilu 2019,” tandasnya. (bon)

About admin

Check Also

Kantongi 9 Medali Emas, Kota Tangerang Juara Umum Cabor Gulat

CNNBanten.id – Tuan rumah Kota Tangerang mendominasi cabang olahraga gulat pada ajang Porprov VI Banten ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!