
TANGERANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang meminta warga pendatang baru agar melapor keberadaannya ke pengurus RT atau RW setempat.
Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Rizal Ridolloh mengatakan, pasca lebaran Idulfitri, biasanya fenomena perantau yang datang ke Kota Tangerang untuk mengadu nasib. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan hingga pengurus RT dan RW.
“Kita minta para pendatang baru untuk melaporkan ke pihak RT ataupun RW di lingkungan setempat dimana mereka tinggal. Hal itu guba melakukan pendataan bagi warga dari daerah ke Kota Tangerang,” kata Rizal.
Ia menjelaskan, peran RT dan RW merupakan ujung tombak pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat.
Oleh karenanya, pendataan warga yang baru datang dari kampung halamannya dinilai penting demi mengetahui sebaran jumlah pertambahan penduduk.
“Kota Tangerang memang terbuka tapi tidak sembarangan, dalam hal ini warga baru diimbau mengikuti aturan dan tata tertib administrasi kependudukan, makanya pengurus RT ataupun RW kami libatkan,” tegasnya.
Sementara itu Wali Kota Tangerang, Sachrudin menuturkan, warga pendatang yang baru tiba di Kota Tangerang umumnya tinggal sementara waktu di tempat kerabat ataupun keluarga mereka.
Hal tersebut dilakukan sembari menunggu panggilan untuk bekerja tiba ataupun menempuh pendidikan demi melanjutkan perjuangan hidup di tanah perantauan daerah yang berjuluk Kota Benteng tersebut.
“Memang biasanya para pendatang baru ini mengandalkan keluarga atau teman untuk mendapatkan tempat tinggal sementara sebelum mendapat pekerjaan dan menetap sementara waktu di Kota Tangerang,” kata Sachrudin.
“Tapi bagaimana pun juga kedatangan jumlah keluarga ini harus disampaikan dan dilaporkan kepada Pemkot Tangerang melalui peran pengurus RT dan RW,” tegasnya.
Sachrudin meminta pendatang baru dapat berkolaborasi dalam memajukan perekonomian masyarakat dalam aktivitas yang akan dilakukan kemudian hari.
Meskipun Pemerintah Kota Tangerang menghadirkan program prioritas Gampang Kerja guna menjaring masyarakat untuk memiliki pendapatan.
Akan tetapi hal tersebut tidak bisa dinikmati secara cuma-cuma melainkan setiap pendaftar perlu memenuhi kualifikasi khusus yang telah ditetapkan agar dapat lolos seleksi untuk bekerja.
“Penduduk baru yang datang ke Kota Tangerang pastinya harus punya bekal, kemampuan, keahlian ya agar kehadiran mereka bisa berkolaborasi membangun kota ini,” pungkasnya.(*)
cnnbanten.id Mitra Banten Untuk Indonesia