Home / Tangerang Raya / Gercep Atasi Banjir di Pondok Bahar, Dewan Kota Tangerang Apresiasi DPUPR

Gercep Atasi Banjir di Pondok Bahar, Dewan Kota Tangerang Apresiasi DPUPR

Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKB, Tasril Jamal meninjau pembangunan drainase di Pondok Bahar.

CNNBanten.id – Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKB, Tasril Jamal, puji kinerja Dinas PUPR dalam melakukan perbaikan Drainase dan pembenahan tanggul-tanggul, sumur pompa serta pintu air di daerah Pondak Bahar.

Tasril mengatakan, hal ini dilakukan sebagai upaya menghadapi musim penghujan yang akan datang. Seperti yang diketahui, setiap musim penghujan, persoalan banjir selalu saja menjadi momok bagi warga Pondok Bahar.

“Semoga dengan kerja keras ini, persoalan banjir di daerah Pondok Bahar dapat cepat teratasi. Warga juga sangat gembira dengan adanya perbaikan drainase yang sesuai harapan dengan ukuran yang besar,” ujar Tasril.

Tasril menambahkan, pembangunan drainase yang dilakukan dinas PU pun sudah sesuai dengan harapan masyarakat, yaitu sebesar 100 X 100 LD

“Adanya drainase ini akan sangat membantu mengalirkan air ke sungai kali Angke tanpa hambatan, harapannya agar di saat musim penghujan nanti tidak ada air yang menggenang lagi dan menyebabkan banjir,” kata Tasril.

Tasril mengatakan, pembangunan ini sebetulnya sudah dianggarkan dari APBD tahun lalu. Namun, karena kondisi pandemi Covid-19, dalam 2 tahun ini memang banyak anggaran yang di Refocusing disemua dinas.

“Kita berharap semoga pandemi ini cepat berlalu, sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan dan sesuai dengan anggaran yang telah disiapkan oleh Pemkot Tangerang,” ungkap Tasril.

Menurut Tasril, adapun pembangunan-pembangunan yang telah dilakukan sudah sesuai dengan harapannya dan warga Pondok Bahar. Karena pokok-pokok pikiran (Pokir) yang diusulkan berdasarkan masukan-masukan dari hasil Reses yang dilakukan oleh anggota Dewan PKB ini, di Dapilnya.

“Memang persoalan banjir belum tuntas, karena masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus tuntaskan oleh PUPR dan juga dinas SDA, ungkap Tasril.

Namun, Tasril juga sangat menyesali kinerja Dinas PU Pusat atau BBWS yang menurutnya masih pilih kasih dalam membenahi tanggul-tanggul yang ada di jalur kali Angke ini, hampir 30 Tahun lebih kali angke tidak pernah ada Normalisasi (pengerukan kali yang sudah dangkal dengan tergerus nya tanah ke alur sungai).

Bahkan pemeliharaan tanggul-tanggul yang retak meimbulkan kebocoran saat air kali angke meluap perlu perhatian serius, baik dari DPUPR dan BBWS.

“Menurut saya kinerjanya masih setengah-setengah dan tidak pernah dituntaskan. Terkesan ada pilih kasih antara Jakarta dan Tangerang,” pungkasnya. (gun)

About admin

Check Also

HUT Kabupaten Tangerang di Warnai Aksi Demontrasi Mahasiswa, Ada Sepuluh Tuntunan Untuk Bupati

CNNBanten.id – Hari ini 13 Oktober Kabupaten Tangerang menginjak usia 389 tahun, dimana momen itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!