Home / News / Warga Parung Panjang Meninggal Positif Covid 19, 4 Orang Negatif 2 Orang Dirawat

Warga Parung Panjang Meninggal Positif Covid 19, 4 Orang Negatif 2 Orang Dirawat

Proses evakuasi 6 orang terpapar virus corona covid-19 di Kecamatan Parung Panjang.

PARUNGPANJANG –  Sebanyak 7 orang warga Perumahan GPP RT02, RW04 di Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terpapar virus Corona (Covid) -19.

Dari 7 orang tersebut ayahnya dinyatakan positif terpapar virus Corona Covid -19 hingga meninggal dunia. Sementara ke 6 orang lainya menyandang status Orang Dalam Pantauan (ODP) sejak (24/3/2020) lalu.

Lantaran ayahnya meninggal, ke 6 orang tersebut menjalani isolasi mandiri di rumahnya, kemudian enam orang itu, dilakukan Rapid Tes Covid-19 di RS Cibinong, Kabupaten Bogor, hasilnya 4 orang negatif, dua orang satu diantaranya positif dan satu orang masih menunggu hasil uji labe.

Peristiwa ini disampaikan langsung oleh Camat Parungpanjang Edi Mulyadi mengatakan, dari enam orang merupakan kerabat keluarga, satu diantaranya positif corona saat ini sudah di evakuasi ke RS Darurat Wisma Atlit Jakarta, empat orang sudah dinyatakan negatif namun satu orang belum keluar hasil uji labe.

“Satu orang yang positif corona adalah gadis berusia 15 tahun merupakan anak almarhum yang meninggal dunia karena positif corona. Semenjak itu, enam orang itu langsung menjadi orang dalam pengawasan (ODP), “terangnya.

Edi menjelaskan, setelah menjalani isolasi mandiri di Rumahnya, enam orang itu, dilakukan Rapid Tes Covid-19 di RS Cibinong Kabupaten Bogor, hasilnya empat orang negatif, dua orang satu diantaranya positif dan satu orang masih menunggu hasil uji labe.

“Dari enam orang, empat orang masih beramalat KTP Bintaro, termasuk Almarhum. Waktu meninggal, ke enamnya berkumpul di rumahnya. Setelah diambil sampel darah untuk uji labe, baru ketahuan hasilnya, “tuturnya.

Lanjut Edi menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari kegiatan yang bersifat keramayaan, dan menjaga jarak untuk mencegah penularan wabah virus Covid-19.

“Pencegahan yang kami lakukan saat ini sesuai dengan intruksi Kapolri, dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat, agar menghindari kegiatan bersifat keramaian, “kata dia.

“Kami pemerintah Kecamatan hannya melakukan sifatnya laporan, nanti yang bertindak itu kewenang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,” Pungkas Edi Mulyadi Camat Parungpanjang. (yana/kafi/ule)

About admin

Check Also

Tangsel Keluarkan PSBB Jilid Tiga, Rumah Makan Boleh Melayani Makan Di Tempat

CNNBanten.id – Pemkot Tangsel mengeluarkan PSBB jilid tiga, Selasa (2/6/2020). Dalam PSBB jilid tiga tersebut, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!