Home / Tangerang Raya / Forum Konsultasi Publik RSUD Kota Tangerang Jadi Ruang Evaluasi dan Penguatan Pelayanan Kesehatan

Forum Konsultasi Publik RSUD Kota Tangerang Jadi Ruang Evaluasi dan Penguatan Pelayanan Kesehatan

RSUD Kota Tangerang sedang rapat Forum Konsultasi Publik. 

TANGERANG — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dilaksanakan pada Kamis (15/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara RSUD dengan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, saran, serta masukan terkait pelayanan kesehatan. Pelaksanaan FKP juga merupakan bagian dari komitmen penyelenggara pelayanan publik dalam melibatkan masyarakat sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Melalui forum ini, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima layanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan pelayanan di RSUD Kota Tangerang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. H. Amir Ali, MKM mengatakan Forum Konsultasi Publik merupakan kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana membangun komunikasi dua arah antara rumah sakit dengan masyarakat.

“Forum ini selalu dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya untuk berdiskusi dan memberikan masukan kepada pihak RSUD, khususnya terkait layanan kesehatan. Ini sangat penting untuk membangun komunikasi dua arah antara RSUD dengan masyarakat,” ujar dr. Amir Ali saat membuka acara.

Menurutnya, RSUD tidak semata-mata berfungsi sebagai tempat masyarakat mendapatkan pengobatan, tetapi juga merupakan institusi pelayanan publik yang diharapkan mampu memberikan dampak positif secara berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kita sadar RSUD bukan hanya tempat pelayanan masyarakat untuk berobat, tetapi merupakan institusi yang mampu memberikan dampak positif secara berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingannya melalui tata kelola yang transparan dan berkualitas,” katanya.

Pelayanan Tidak Hanya Berbasis Teknologi

Dr. Amir menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan menghadirkan teknologi dan fasilitas modern. Aspek manusiawi dalam pelayanan, seperti keramahan, sikap, kepedulian dan respons terhadap kebutuhan pasien juga menjadi bagian penting yang harus terus dikembangkan.

“Kami berkomitmen pelayanan harus berkembang. Bukan hanya kemajuan teknologi, tetapi juga keramahan, sikap, kepedulian dan hal-hal lainnya yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia menilai kritik dan masukan masyarakat justru menjadi salah satu instrumen penting bagi rumah sakit untuk mengetahui bagian pelayanan yang masih perlu diperbaiki maupun ditingkatkan.

“Dengan kritik dari masyarakat, kami bisa mengetahui apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus ditingkatkan. Karena tanpa masukan dan kritik, kita tidak tahu kebutuhan masyarakat yang sebenarnya,” ungkapnya.

Kualitas RSUD Dibangun Bersama

Lebih lanjut, dr. Amir menyebut kualitas sebuah rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh jajaran manajemen. Dukungan masyarakat dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan juga menjadi faktor penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“RSUD mempunyai kualitas bukan hanya dibangun oleh manajemen, tetapi juga membutuhkan dukungan elemen masyarakat, kepercayaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” tuturnya.

Karena itu, ia berharap Forum Konsultasi Publik tidak berhenti sebagai kegiatan formal atau seremonial semata. Setiap masukan yang disampaikan masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan menghasilkan langkah perbaikan yang konkret.

“Harapan kami kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar memberikan masukan yang nyata dan pemikiran yang konstruktif bagi peningkatan pelayanan,” tegasnya.

Menurutnya, prinsip utama pelayanan kesehatan harus sederhana, yakni memastikan masyarakat yang datang ke rumah sakit mendapatkan pelayanan yang baik dan tidak pulang dengan membawa kekecewaan.

“Bagi kami prinsipnya sederhana, jangan sampai masyarakat yang datang dengan harapan ingin sembuh justru berakhir kecewa karena tidak dilayani dengan baik,” ujarnya.

Dorong Masyarakat Aktif Memberikan Masukan

Dinas Kesehatan Kota Tangerang bersama RSUD Kota Tangerang, kata dr. Amir, akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan.

“Kami dari Dinkes dan RSUD dalam perjalanannya memang selalu mengadakan Forum Konsultasi Publik. Tujuannya agar pelayanan lebih baik dan semakin baik lagi. Kami tahu tanpa masukan dan kritikan, kita tidak akan tahu kebutuhan masyarakat. Makanya kami mengajak masyarakat untuk memberikan saran,” pungkasnya.

Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik diharapkan dapat memperkuat hubungan antara RSUD Kota Tangerang dengan masyarakat sekaligus menjadi wadah evaluasi bersama. Dengan komunikasi yang terbuka, kritik yang konstruktif, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Tangerang diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. (ADV)

About admin

Check Also

Dekatkan Layanan Digital ke Masyarakat, Sanjung Goes to Kampung Sapa Warga RW06 Kelurahan Pondok Bahar

TANGERANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang melalui UPT Pengelola Ruang Kendali Kota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!